7 Variasi Bentuk Nastar Unik 2026. Nastar bukan lagi sekadar kue kering bulat dengan cengkeh di atasnya. Memasuki tahun 2026, dunia pastry Indonesia mengalami revolusi kreatif yang luar biasa.
Kue yang identik dengan perayaan hari raya ini telah bertransformasi menjadi karya seni mini yang memanjakan mata sekaligus lidah. Tren “Nastar Estetik” kini menjadi standar baru, baik bagi penghobi baking di rumah maupun para pelaku bisnis kuliner premium.
Perubahan tren ini didorong oleh keinginan masyarakat untuk menyajikan sesuatu yang berbeda di meja tamu. Di tahun 2026, bentuk yang unik bukan hanya soal visual, tetapi juga soal teknik tekstur dan presisi.
Menggunakan bantuan alat cetak modern hingga teknik ukir manual (hand-sculpted), berikut adalah ulasan mendalam mengenai 7 variasi bentuk nastar unik yang sedang viral dan menjadi buruan di tahun 2026.
1. Nastar Bentuk Daun (Leaf Nastar): Klasik yang Elegan
Bentuk daun sebenarnya sudah ada sejak lama, namun di tahun 2026, variasi ini kembali naik daun dengan sentuhan yang lebih realistis. Jika dulu bentuk daun hanya berupa lonjongan yang dijepit, kini pengrajin kue menggunakan teknik gradasi warna.
- Keunikan: Permukaan nastar diberi tekstur tulang daun yang sangat detail menggunakan jepitan khusus atau disayat tipis dengan pisau fondant. Beberapa kreator bahkan menggunakan pewarna alami dari bubuk matcha untuk memberikan efek hijau segar pada sebagian sisi daun.
- Tips Teknik: Agar bentuk daun tidak meleber saat dipanggang, adonan harus memiliki kadar lemak yang pas. Jika terlalu banyak butter, tulang daun yang sudah diukir akan hilang saat adonan memuai di dalam oven.
- Update 2026: Tren terbaru menggabungkan bentuk daun dengan warna musim gugur (autumn vibes), seperti perpaduan warna oranye, cokelat, dan kuning dalam satu loyang.

2. Nastar Karakter Lucu (Cartoon & Animal Series)
Ini adalah favorit anak-anak dan menjadi primadona untuk hantaran (hampers). Bentuk karakter ini menuntut ketelatenan tinggi karena melibatkan banyak bagian kecil.
- Varian Populer: Karakter seperti Lebah mini, Anak Ayam (Chick), Beruang (Teddy Bear), hingga karakter animasi yang sedang tren di tahun 2026.
- Detail Pembuatan: Mata karakter biasanya dibuat dari wijen hitam atau sedikit adonan cokelat. Untuk karakter lebah, pengrajin menggunakan guratan cokelat leleh setelah kue matang untuk membuat garis-garis tubuhnya.
- Tantangan: Mengatur suhu oven sangat krusial di sini. Jika suhu terlalu panas, bagian telinga atau tangan karakter bisa retak atau terlepas.
3. Nastar Buah Nanas Mini (Realistic Pineapple)
Bentuk ini adalah bentuk “jujur” yang melambangkan isi dari kue itu sendiri. Meski terlihat rumit, bentuk nanas mini sebenarnya cukup mudah dibuat dengan alat bantu yang tepat.
- Tekstur Kulit: Tekstur sisik nanas dibuat dengan cara menyayat secara diagonal (silang) di seluruh permukaan bulat lonjong. Di bagian atasnya, ditambahkan sejumput adonan berwarna hijau yang dibentuk meruncing menyerupai daun nanas.
- Visual: Saat dioles dengan kuning telur (glaze), bagian sayatan akan terlihat lebih gelap dan memberikan dimensi yang sangat mirip dengan buah nanas asli versi mini.
- Info Terbaru: Di tahun 2026, banyak yang menggunakan cetakan silikon food grade khusus untuk menghasilkan bentuk nanas yang 100% konsisten dalam waktu singkat.
4. Nastar Bentuk Labu (Pumpkin Nastar)
Populer berkat pengaruh budaya estetika musim gugur, nastar berbentuk labu menawarkan tampilan yang sangat cantik dan mewah, terutama jika disajikan dalam toples kaca.
- Cara Membuat: Adonan dibulatkan, lalu dibagi menjadi 6 atau 8 bagian menggunakan benang kasur atau punggung pisau untuk menciptakan gundukan khas labu. Di bagian tengah atas, diletakkan tangkai yang terbuat dari cengkeh atau potongan kayu manis kecil.
- Warna: Warna oranye alami didapatkan dari campuran kuning telur bebek yang pekat atau sedikit tambahan bubuk kunyit organik agar aroma tetap terjaga.
- Filosofi: Bentuk labu sering dikaitkan dengan simbol kemakmuran dan keberuntungan, menjadikannya pilihan utama untuk hampers Imlek atau syukuran.
5. Nastar Gulung (Nastar Roll/Caterpillar)
Bentuk ini sempat viral dengan sebutan “Nastar Ulat Bulu”, namun di tahun 2026, bentuk gulung berevolusi menjadi lebih minimalis dan modern.
- Tekstur: Menggunakan cetakan sisir atau spuit, adonan dipanjangkan lalu diisi selai nanas dan digulung. Hasilnya adalah nastar dengan guratan-guratan rapi yang sejajar.
- Kelebihan: Nastar gulung cenderung lebih renyah karena rasio kulit yang lebih banyak terpapar panas oven secara merata dibandingkan bentuk bulat padat.
- Update 2026: Variasi “Bicolor Roll” kini sedang tren, di mana satu gulungan terdiri dari dua warna adonan (misalnya original dan cokelat) yang dipadukan secara spiral.
6. Nastar Bunga (Flower Blossom)
Nastar bentuk bunga memberikan kesan feminin dan sangat rapi saat ditata di dalam toples. Biasanya bentuk ini menggunakan teknik cetak tekan.
- Varian: Ada yang berbentuk kelopak mawar, bunga matahari, hingga bunga sakura. Selai nanas diletakkan di bagian tengah sebagai “putik” bunga, sehingga warnanya yang kecokelatan terlihat kontras dengan kulit kue yang kuning keemasan.
- Teknik Glazing: Untuk bentuk bunga, pengolesan kuning telur biasanya hanya dilakukan pada bagian kelopak saja agar bagian selai di tengah tetap terlihat autentik.
- Kesan: Bentuk ini sangat cocok bagi mereka yang menyukai tampilan clean dan seragam.
7. Nastar Bentuk Manggis (Purple Mangosteen)
Ini adalah inovasi terbaru di tahun 2026 yang mulai menggeser popularitas bentuk-bentuk lama. Nastar ini meniru buah manggis, lengkap dengan warna ungu dan kelopak hijaunya.
- Bahan Warna: Warna ungu didapatkan dari bubuk ubi ungu (taro) alami yang dicampurkan ke dalam adonan kulit. Isiannya tetap selai nanas yang memberikan sensasi asam manis saat digigit.
- Detail: Bagian bawah “buah” diberi tekstur bintang khas manggis menggunakan cetakan, dan bagian atas diberi kelopak dari adonan hijau matcha.
- Daya Tarik: Perpaduan warna ungu dan hijau yang kontras membuat nastar ini terlihat sangat menonjol dan premium di antara jenis kue kering lainnya.
Rahasia Nastar Unik 2026: Anti Meleber dan Anti Retak
Membuat nastar dengan bentuk yang rumit memiliki tantangan tersendiri. Jika adonan salah, detail yang sudah dibuat susah payah akan hilang saat dipanggang. Berikut adalah tips terbaru dari para pakar pastry:
- Dinginkan Adonan (Chilling): Setelah dibentuk, masukkan loyang berisi nastar ke dalam kulkas selama 15-20 menit sebelum masuk oven. Ini membantu “mengunci” bentuk agar lemak dalam butter tidak langsung mencair dan membuat adonan meluber.
- Suhu Oven Rendah: Gunakan suhu maksimal 130°C – 140°C. Memang butuh waktu lebih lama, tapi detail ukiran Anda akan tetap tajam dan tidak pecah.
- Gunakan Selai Nanas yang Kalis: Pastikan selai nanas tidak basah. Selai yang basah akan menghasilkan uap air yang mendorong kulit kue hingga retak.
Kesimpulan
Tahun 2026 adalah tahun di mana kreativitas kuliner tidak lagi mengenal batas. Ke tujuh variasi bentuk nastar di atas membuktikan bahwa makanan tradisional bisa tetap relevan dan naik kelas dengan sentuhan inovasi. Baik Anda memilih bentuk daun yang elegan atau karakter lucu yang menggemaskan, kunci utamanya tetaplah pada rasa yang lumer di mulut dan kualitas bahan yang digunakan.
